Refleksi Menjadikan Pembelajaran Semakin Berkualitas
Situasi
dan Tantangan
Kelas Nampak Sempurna
Menerima saran dan
masukan yang kita anggap sempurna adalah satu tantangan tersendiri, dimana guru
harus mau direfleksi oleh rekan sejawat, karena refleksi bagian dari keharusan
seorang guru yang mau berkembang dan mempunyai growth mindset. Guru
bukan hanya memberikan refleksi namun diapun harus mau menerima saran dan
masukan dari rekan guru, tidak melihat lama atau tidaknya pengalaman seseorang
mengajar, tidak melihat lulusan atau latar pendidikan semua harus siap untuk
merefleksi dan direfleksi.
Tujuan
Saling Merefleksi Pembelajaran
○ Kegiatan refleksi dilakukan untuk saling menilai pembelajaran yang dilakukan di dalam atau luar kelas apakah sudah sesuai dengan perencanaan yang tertuang dalam modul ajar atau belum. Untuk melihat respon peserta didik selama pembelajaran, dan juga untuk melihat kelebihan yang bisa jadi praktik baik dan kekurangan untuk dicarikan solusi yang terbaik.
Aksi nyata
■ Langkah 1: Pembuatan kesepakatan dan jadwal
Awal kegiatan pasti harus ada kesepakatan yang mengandung niai-nilai kebajikan untuk mengikat satu kegiatan, supaya semua mempunyai tanggungjawab dalam melakasanakan setiap tugasnya. Pembuatan jadwal diperlukan untuk mensiasati kegiatan setiap kelas.
■ Langkah 2: Refleksi Pembelajaran
Guru diberikan
dua pilihan, bisa disaksikan secara langsung oleh observer atau kegiatannya
direkam melalui streaming atau rekaman video yang nantinya akan diunggah ke
dalam youtube. Observer akan melihat dan menyesuaikan kegiatan yang dilakukan dengan
modul ajar yang sebelumnya diberikan di group whatsapp.
■ Langkah 3: Memberikan saran dan masukan
Pengalaman dan ilmu setiap orang pasti berbeda, maka disinilah saatnya berbagi ilmu dan pengalaman. Setelah dilakukan pemantauan proses belajar maka observer akan memberikan saran dan masukan kepada guru tersebut apa dan bagaimana seharusnya dilakukan. Apa saja yang sudah baik, diferensiasi apa yang sudah dan belum nampak semua disampaikan.
■
Langkah 4: Melakukan
perubahan
Segala saran
dan masukan dikembalikan lagi kepada guru tersebut, mau dilaksanakan atau menangguhkan,
karena pada dasarnya setiap guru mempunyai strategi berbeda dalam memberikan
materi ajar atau mengelola kelasnya masing-masing. Guru kelas lebih mengetahui
karakter setiap siswanya dibanding dengan observer. Namun tentunya diharapkan setiap
masukan menjadi pertimbangan bagi guru tersebut untuk bisa melakukan hal yang
lebih baik lagi ke depannya.
■
Langkah 5: Evaluasi
secara keseluruhan
Manakala sudah dilakukan dan melakukan refleksi oleh semua guru kelas dan bidang studi selanjutnya evaluasi secara keseluruhan apa yang sudah baik, dan apa yang harus dibenahi. Apa yang dominan muncul di setiap kelas apakah dalam strategi pembelajaran, pengkondisian kelas, keaktifan peserta didik, diferensiasi pembelajaran dikupas tuntas bersama kepala sekolah.
■
Langkah 6: Tindak
Lanjut
Dari evaluasi bersama melahirkan ide-ide baru dan saling berbagi praktik baik dalam pembelajaran maupun pengkondisian kelas. Observer tidak hanya melihat dari sisi kekurangan namun kelebihan yang dilakukan guru di kelasnya. Saling menerima dan sifat terbuka atas saran dan masukan. Tidak menjatuhkan atau merendahkan, semua saling kerjasama dan kolaborasi untuk mewujudkan pembelajaran yang berkualitas.
Refleksi Hasil dan Dampak
Terbuka untuk saling menerima saran dan masukan
Penilaian oranglain dari sudut pandangnya membuat terbuka dan menyadari bahwa yang kita lakukan benar sebatas pemikiran sendiri, hal-hal yang dianggap sepele bisa berakibat dan berdampak dikemudian hari. Maka sikap terbuka dan mau menerima saran masukan menjadi kunci keberhasilan dalam melakukan pembelajaran yang berkualitas.
Tips
dari Saya
Berani memulai
Berani memulai, jangan takut untuk dinilai, jangan marah untuk diberi
saran. Karena manusia tempatnya salah dan khilaf. Jangan merasa diri sudah
hebat, jangan merasa diri sudah berpengalaman, karena ilmu itu luas, meskipun
pengalaman adalah guru yang yang terbaik. Tapi jangan lupa nasehat sayidina Ali
bin Abi Thalib “Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya.”











.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar