Minggu, 29 Oktober 2023

Refleksi Menjadikan Pembelajaran Semakin Berkualitas

 

Refleksi Menjadikan Pembelajaran Semakin Berkualitas

 

Situasi dan Tantangan

Kelas Nampak Sempurna

Apa yang kita lakukan di dalam kelas terkadang nampak sempurna, tanpa kekurangan yang berarti, padahal dimata rekan kita mungkin berbeda, bahkan mereka punya pandangan atau jalan keluar tersendiri jika terdapat masalah yang terjadi di kelas.




     Menerima saran dan masukan yang kita anggap sempurna adalah satu tantangan tersendiri, dimana guru harus mau direfleksi oleh rekan sejawat, karena refleksi bagian dari keharusan seorang guru yang mau berkembang dan mempunyai growth mindset. Guru bukan hanya memberikan refleksi namun diapun harus mau menerima saran dan masukan dari rekan guru, tidak melihat lama atau tidaknya pengalaman seseorang mengajar, tidak melihat lulusan atau latar pendidikan semua harus siap untuk merefleksi dan direfleksi.


Tujuan

Saling Merefleksi Pembelajaran

    Kegiatan refleksi dilakukan untuk saling menilai pembelajaran yang dilakukan di dalam atau luar kelas apakah sudah sesuai dengan perencanaan yang tertuang dalam modul ajar atau belum. Untuk melihat respon peserta didik selama pembelajaran, dan juga untuk melihat kelebihan yang bisa jadi praktik baik dan kekurangan untuk dicarikan solusi yang terbaik.

Aksi nyata

    Langkah 1: Pembuatan kesepakatan dan jadwal

Awal kegiatan pasti harus ada kesepakatan yang mengandung niai-nilai kebajikan untuk mengikat satu kegiatan, supaya semua mempunyai tanggungjawab dalam melakasanakan setiap tugasnya. Pembuatan jadwal diperlukan untuk mensiasati kegiatan setiap kelas.

    Langkah 2: Refleksi Pembelajaran

Guru diberikan dua pilihan, bisa disaksikan secara langsung oleh observer atau kegiatannya direkam melalui streaming atau rekaman video yang nantinya akan diunggah ke dalam youtube. Observer akan melihat dan menyesuaikan kegiatan yang dilakukan dengan modul ajar yang sebelumnya diberikan di group whatsapp.



    Langkah 3: Memberikan saran dan masukan

Pengalaman dan ilmu setiap orang pasti berbeda, maka disinilah saatnya berbagi ilmu dan pengalaman. Setelah dilakukan pemantauan proses belajar maka observer akan memberikan saran dan masukan kepada guru tersebut apa dan bagaimana seharusnya dilakukan. Apa saja yang sudah baik, diferensiasi apa yang sudah dan belum nampak semua disampaikan.


    Langkah 4: Melakukan perubahan

Segala saran dan masukan dikembalikan lagi kepada guru tersebut, mau dilaksanakan atau menangguhkan, karena pada dasarnya setiap guru mempunyai strategi berbeda dalam memberikan materi ajar atau mengelola kelasnya masing-masing. Guru kelas lebih mengetahui karakter setiap siswanya dibanding dengan observer. Namun tentunya diharapkan setiap masukan menjadi pertimbangan bagi guru tersebut untuk bisa melakukan hal yang lebih baik lagi ke depannya.


    Langkah 5: Evaluasi secara keseluruhan

Manakala sudah dilakukan dan melakukan refleksi oleh semua guru kelas dan bidang studi selanjutnya evaluasi secara keseluruhan apa yang sudah baik, dan apa yang harus dibenahi. Apa yang dominan muncul di setiap kelas apakah dalam strategi pembelajaran, pengkondisian kelas, keaktifan peserta didik, diferensiasi pembelajaran dikupas tuntas bersama kepala sekolah.

 

    Langkah 6: Tindak Lanjut

Dari evaluasi bersama melahirkan ide-ide baru dan saling berbagi praktik baik dalam pembelajaran maupun pengkondisian kelas. Observer tidak hanya melihat dari sisi kekurangan namun kelebihan yang dilakukan guru di kelasnya. Saling menerima dan sifat terbuka atas saran dan masukan. Tidak menjatuhkan atau merendahkan, semua saling kerjasama dan kolaborasi untuk mewujudkan pembelajaran yang berkualitas.

Refleksi Hasil dan Dampak

Terbuka untuk saling menerima saran dan masukan

Penilaian oranglain dari sudut pandangnya membuat terbuka dan menyadari bahwa yang kita lakukan benar sebatas pemikiran sendiri, hal-hal yang dianggap sepele bisa berakibat dan berdampak dikemudian hari. Maka sikap terbuka dan mau menerima saran masukan menjadi kunci keberhasilan dalam melakukan pembelajaran yang berkualitas.

Tips dari Saya

Berani memulai

Berani memulai, jangan takut untuk dinilai, jangan marah untuk diberi saran. Karena manusia tempatnya salah dan khilaf. Jangan merasa diri sudah hebat, jangan merasa diri sudah berpengalaman, karena ilmu itu luas, meskipun pengalaman adalah guru yang yang terbaik. Tapi jangan lupa nasehat sayidina Ali bin Abi Thalib “Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya.”

 



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Paling Mudah Mencari Kambing Hitam

Sayyidina Ali sahabat Rasulullah mengatakan didiklah anakmu sesuai jamannya, karena mereka hidup dijamannya bukan dijaman kita. Fenomena yan...