Kamis, 06 Januari 2022

Sekolah VS Ijazah


Sekolah untuk ijazah, atau ijazah untuk sekolah? Dua hal yang berbeda namun mempunyai syarat makna di dalamnya. Ki Hajar Dewantara membangun Pendidikan di eranya mungkin berbeda dengan saat kita sekarang. Semangat Beliau mendirikan sekolah jauh berbeda dengan kita sekarang. Lalu apa sebenarnya fungsi sekolah itu sendiri? Apakah untuk mendapatkan ijazah, lalu setelah dapat ijazah lanjut ke tingkat berikutnya? Ya, sekolah untuk mendapatkan ijazah, namun ijazah bukan segalanya. Ada hal yang lebih penting dari itu semua, sekolah adalah sebuah lembaga pendidikan. Pendidikan bukan sekedar pengajaran, karena pengajaran adalah bagian dari pendidikan itu sendiri. Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Jika orientasi sekolah hanya sebatas untuk mendapat ijazah, maka tujuan utamanya yaitu mendapatkan selembar kertas yang berisi deretan angka. Tidak dipungkiri, ijazah masih mendominasi sebagai prasyarat untuk bisa masuk dan bekerja di satu perusahaan maupun instansi tertentu, sehingga menjadikan tolak ukur dalam menentukan masa depan. Sudah saatnya kita berbenah, sudah saatnya kita berubah. Pendidikan bukan sekedar mendapatkan ijazah, kita lihat fungsi dan tujuan Pendidikan Nasional yang terdapat dalam pasal 3 Undang-undang No. 20 Tahun 2003 yang berbunyi: "Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab."  Tujuan pendidikan yang diharapkan lebih kepada sikap dalam keseharian, baik kepada Sang Pencipta maupun sesama manusia. Pendidikan berhasil jika bisa membuat perubahan seseorang ke arah yang lebih baik, pendidikan yang berhasil bisa memanusiakan manusia. 
Tidak sedikit orang yang dikatakan "berpendidikan" namun jauh dari harapan, berakhlak tidak baik, tidak demokratis, tidak bertanggungjawab. Sudah saatnya orang-orang yang berpendidikan menanamkan sikap-sikap baik dalam kesehariannya sebagai bukti bahwa pendidikan bisa merubah sikap dan merubah peradaban dunia ke arah yang lebih baik ke depannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Paling Mudah Mencari Kambing Hitam

Sayyidina Ali sahabat Rasulullah mengatakan didiklah anakmu sesuai jamannya, karena mereka hidup dijamannya bukan dijaman kita. Fenomena yan...